Berita Kediri

Moeldoko: Pemerintah Tak Mau Memberikan Ruang Bagi Berkembangnya Paham Radikal

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, menegaskan bahwa sikap pemerintah terkait radikalisme sangat tegas dan jelas.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman/didik mashudi
Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal Purn Moeldoko menjadi narasumber Seminar Nasional IAIN Kediri Menuju World Class University, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, menegaskan bahwa sikap pemerintah terkait radikalisme sangat tegas dan jelas.

Dia menyebut pemerintah tidak akan memberikan ruang untuk berkembangnya paham-paham radikal.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purn Moeldoko usai silaturahmi dengan pengasuh Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (16/9/2021).

Moeldoko menegaskan, begitu ada ruang untuk bergerak, kita harus berfikir tentang eksistensi NKRI kedepan. "Kita berbicara itu jangan ragu-ragu," tandasnya. 

Diungkapkan, dalam pertemuan dengan para pengasuh Ponpes Lirboyo, Moeldoko mengaku mendapatkan banyak masukan dari para kiai.

"Beliau tadi juga memberikan input bagaimana berkembangnya paham-paham itu untuk diwaspadai," ungkapnya.

Sehingga dalam menangani paham radikalisme harus ada kerja sama, tidak cukup hanya pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tapi harus berkolaborasi lagi.

"Masyarakat harus memiliki sikap waspada. Menemukan dan melaporkan dengan cepat. Sehingga aparatnya dapat merespons dengan cepat," tandasnya. 

Sementara dalam kunjungannya, Moeldoko menyampaikan, atas nama pemerintah memberikan apresiasi kepada para kiai dan tokoh agama yang selama ini terlibat secara aktif pada  kolaborasi besar dalam menyelesaikan persoalan Covid 19.

Moeldoko juga menyampaikan terkait dengan Perpres No 82/2021, operasionalnya masih menunggu keluarnya Peraturan dari Kementerian Agama.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved