Breaking News:

Berita Nganjuk

Karyawan Swasta di Nganjuk Diciduk Polisi Karena Edarkan Narkoba

Seorang karyawan swasta di kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diciduk polisi karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman/achmad amru muiz
SJF (kiri), karyawan swasta di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang diciduk polisi karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - SJF (30), karyawan swasta dari kelurahan Werungotok, kecamatan Nganjuk Kota, Kabupaten Nganjuk, Jawa TImur, ditangkap petugas Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti empat klip plastik berisi sabu-sabu total seberat 1,47 gram siap edar, seperangkat alat hisap sabu, sejumlah plastik klip kosong, uang tunai Rp 1,018 juta, handphone dan sepeda motor sebagai sarana transaksi, dan lainnya.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pengedar narkotika jenis sabu, SJF merupakan hasil pengembangan kasus narkotika sebelumnya. Dimana tersangka pengedar sebelumnya mengaku mendapatkan sabu dari tersangka SJW.

"Resmob Satresnarkoba langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka pengedar sabu tersebut setelah mendapat keterangan dari tersangak pengedar yang tertangkap lebih dahulu," kata Supriyanto, Minggu (12/9/2021).

Dijelaskan Supriyanto, tersangka SJW ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Saat itu juga, Resmob Satresnarkoba langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti peredaran dan penggunaan narkotika jenis sabu.

"Tersangka SJW pun tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar sabu dan langsung diamankan beserta barang bukti yang ditemukan di rumahnya," ucap Supriyanto.

Lebih lanjut dikatakan Supriyanto, dari keterangan tersangka SJW diketahui kalau narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari seseorang di wilayah Jombang. Dan saat ini kasus tersebut masih terus dilakukan pengembangan Resmob Satresnarkob Polres Nganjuk.

"Dan untuk tersangka SJW terancam dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka itu diancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Supriyanto. (aru/Achmad Amru Muiz)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved