Breaking News:

Berita Tulungagung

Gelar Wayang Saat PPKM Level 4, Anggota DPRD Tulungagung Dipanggil Penyidik Polres Tulungagung

Panggilan terhadap wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Tulungagung, terkait Basroni terlapor kasus pertunjukan wayang kulit saat PPKM Level 4.

Penulis: David Yohanes | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/David Yohanes
Kanit Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Didik Riyanto. 

Ahli yang nantinya akan menentukan pelanggaran yang dilakukan Basroni.

"Kami juga sudah menyita barang bukti, salah satunya undangan yang disebar oleh BS," ucap Didik dalam talkshow itu.

Lebih jauh Didik menerangkan, konstruksi hukum yang menjerat Basroni sama dengan Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Hariyanto.

Karena itu pasal yang digunakan juga sama.

Penyidik akan menggunakan Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Ancaman hukumannya penjara selama satu tahun atau denda sebesar Rp 1.000.000.

Seperti diketahui, Basroni mengelar pertunjukan wayang kulit di rumahnya, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, pada 21 Agustus 2021 malam.

Saat itu pemerintah masih memberlakukan PPKM Level 4.

Basroni beralasan, pagelaran itu sesuai aspirasi masyarakat sekitar untuk tolak  balak.

Pertunjukan di masa PPKM Level 4 ini tanpa izin dan menimbulkan kerumunan besar.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung lalu membubarkan acara ini.

Namun Basroni mengatakan, pembubaran itu atas inisiatifnya karena melihat terjadi kerumunan meski pihaknya sudah membatasi undangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved